A narcoleptic, insecure, sad, cold. Eza, 19.

Friday, March 22, 2013

Diri merasa terasing.

Tatkala mereka sedang tertawa, aku duduk berdiam diri memikirkan apa yang bakal terjadi pada kami pada masa hadapan. Kami ada berjanji, "Promise yang kita akan stay forever like this." Selama-lamanya yang macam mana tu? Sehingga tua? Sehinga mati? Entah lah. Aku runsing. Kadang-kadang aku rasa tersisih, kadang-kadang aku rasa aku ini tidak penting. Kadang-kadang aku merasakan bahawa aku harus tinggalkan mereka dan berjalan seorang diri. Aku tak benci, tidak. Cuma berkecil hati. Aku tak tahu sama ada ini adalah balasan atau bukan. Tapi aku dapat rasa yang mereka dah berhenti kisah dan berhenti untuk terus ambil tahu. Mereka seolah-olah memandang diri aku ini sangat lemah dan mereka layak untuk terus menentang setiap bait-bait kata yang aku ucapkan. 

"In the end, they will stop to care and leave. And that time, all you have is your faith and yourself. Keep on praying if you need a strength. Allah will always be there. Bersabarlah wahai hati."

No comments:

Post a Comment